Margin laba bruto Darma Henwa meningkat secara signifikan dari sebelumnya 7,2% menjadi sebesar 14,5% di 9M25, dengan laba kotor tercatat sebesar Rp673,2 miliar, atau lebih dari dua kali lipat dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp325,8 miliar. Peningkatan laba kotor tersebut didukung oleh peningkatan volume produksi yang dihasilkan oleh in-house fleet Perseroan dan efisiensi operasional melalui penerapan good mining practices.
Sejalan dengan pencapaian laba kotor, EBITDA Darma Henwa naik signifikan menjadi sebesar Rp1,16 triliun, atau meningkat 84,03% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp631,9 miliar. Dalam laporan keuangan 9M25 yang sudah di audit, di sisi ekuitas Perseroan juga melakukan penyesuaian akuntansi dan mencatat saldo laba positif sebesar Rp347,3 miliar pada September 2025, dibanding periode sebelumnya dengan saldo defisit sebesar Rp 940,2 miliar di bulan Juni 2025.
Direktur PT Darma Henwa Tbk, Ricardo Silaen, CFA mengungkapkan, “Peningkatan margin dan laba bersih yang tinggi membuktikan transformasi Perusahaan berada di jalur yang tepat. Di laporan keuangan September 2025, Perseroan juga mencatat saldo laba positif Rp 347,3 miliar yang merefleksikan fundamental Perseroan yang kuat. Fokus Perseroan ke depan adalah meningkatkan kinerja operasional dengan menambah fleet produksi dan menerapkan good mining practices. Perseroan juga akan berupaya mempertahankan tren pertumbuhan sambil terus memperkuat tata kelola perusahaan.”
